Beras bebas residu pestisida.Menuju Go Organic 2010
Maret 11, 2009
PRAKTEK PEMUPUKAN dng Pupuk Nutrien Akar SUPER A-I
Pemerintah mencanangkan program GO Organik 2010.Realisasi dari program itu, pemerintah membeli pupuk organik dari para produsen pupuk organik untuk disebarkan dengan harga subsidi ke para petani.Jumlahnya ,tahun 2008 yang lalu, mencapai ratusan ribu ton pupuk organik padat. Di Jawa Timur , harga pupuk organik subsidi itu cuma Rp.600/kg.
Memang kebanyakan dari pupuk subsidi itu, berbentuk padat/granul ,dan itu sangat menguntungkan para distributor produk Revell yang punya pupuk nutrien akar/pupuk organik cair SUPER A-1 dengan harga yang sangat bersaing .
Pupuk Nutrien Akar SUPER A-1, sangat bagus/optimal hasilnya , kalau dipadukan dengan pupuk organik padat yang disubsidi pemerintah .
Dengan pemberian kedua macam pupuk itu, padi tumbuh sehat dan tidak memerlukan semprotan obat anti hama. Berasnya disebut ,beras bebas residu pestisida.
Hasil panen meningkat 1 ton gabah /ha, dan karena sekarang harga 1 ton gabah Rp.2.300.000 , para petani cukup membayar total harga pupuk dengan kelebihan panen itu.Di Bojonegoro , yang biasanya panen 8 ton gabah/ha, sekarang menjadi 9 ton gabah /ha
Kami tampilkan salah satu petani yang telah merasakan keuntungan pemakaian pupuk Super A-1 yang dikombinasi dengan pupuk organik padat NUTRIGANIK.

Nama petani : Drs. H.Soewarno ,Dukuh Ngantulan , Ds.Bulu, Kec.Balen Kab. Bojonegoro .
Karena kwalitas berasnya tanpa residu pestisida, kami bantu memasarkan berasnya, seharga Rp.7000 / kg untuk beras kepala , rasanya punel dan gurih ,varitas CIHERANG
Disamping padi, kami juga mendampingi para petani bertanam tembakau, melon ,brambang,tomat dan lain-lain. Hasilnya memang memuaskan .Tapi lebih bagus lagi, kalau kita bisa mendapatkan jaringan pemasaran untuk produk-produk bebas residu pestisida itu. Jadi, ini juga kesempatan untuk mereka yang mau investasi di bidang produk makanan yang kwalitasnya lebih sehat/terjamin,karena selama penanaman , kita pantau perkembangan terus-menerus sampai panen .